13 Jul 2018

Insta Lie; Fenomena Kebohongan di Media Sosial


Media social terkadang membawa pada perubahan prilaku social, wabil khusus untuk orang-orang yang memang sudah benar-benar candu menggunakan medsos hampir di setiap saat. Bagi generasi milenial, keberadaan medsos seringkali dijadikan sebagai alat untuk aktualisasi diri. Tapi hal ini lebih seringnya berujung pada rasa bangga diri, egosentris, pamer hingga muncul rasa iri dan kekaguman pada orang lain.

Oleh karena berangkat dari aktualisasi diri yang cenderung meningkat pada prilaku pamer yang menimbulkan rasa iri, maka sebagian orang ada yang memanipulasi foto di media social (khususnya di instagram). Padahal fakta yang sebenarnya tidaklah sesuai dengan apa yang dia gambarkan di foto yang dia upload di instagram. Inilah yang oleh kalangan peneliti disebut insta lie. Kebohongan dalam instagram. Jadi istilah Insta lie ini adalah representasi palsu yang disengaja tentang kehidupan nyata di media sosial.

Sebagai contohnya adalah mengedit foto selfie sehingga tanpak menarik. Hal ini tentu saja menyembunyikan berbagai kekurangan yang dia miliki. Mulai dari memperbesar mata, memancungkan hidung, mencerahkan tampilan kulit, memberi kesan rona merah pada bibir dan sebagainya. Saat ini berbagai aplikasi ‘permak wajah’ sudah banyak tersedia. Bahkan beberapa kamera smartphone pun sudah dibekali menu edit ini.

Selain itu, ada juga yang mengambil ribuan foto selfie hanya untuk mendapatkan satu foto yang benar-benar pas dan maksimal. Bayangkan! Sebelum dia memutuskan memposting satu foto, dia harus berjuang memotret puluhan kali.

Sebagian ada yang mencari cara untuk bisa eksis dengan pergi ke starbuck dan membeli kopi. Kemudian mengupload fotonya dengan caption yang fantastis. Missal, “Pulang kerja mampir ke sturbuck untuk melumerkan rasa jenuh dan penat.” Dia ingin mendapat kesan mewah dari teman-temannya di media social.

Menggunakan filter untuk mengedit foto traveling atau perjalanan sehingga para pemirsa medsos benar-benar menyangka bahwa dia berada di tempat yang menarik. Padahal itu hanya bulshit.

Artikel ini terinspirasi dari video youtube di bawah

Sumber gambar: Youtube

Kang Uni Mubarok
Kang Uni Mubarok

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment