26 Mar 2018

8 Alasan Kenapa Muslim Sejati Bisa Melewati Semua Masalah dan Ujian


Keyakinan muslim sejati adalah mereka yakin bahwa ketika mereka menjaga hak-hak Allah subhanahu wata'ala, maka Allah selalu memberi yang terbaik untuk kehidupan mereka.
Muslim sejati meyakini bahwa mereka tak akan pernah lepas dari masalah sebagai ujian dari Yang Maha Pemilik kehidupan. Mereka meyakini ada hikmah yang banyak terkandung dibalik semua ujian yang mereka lalui.

1- Kesulitan dan Musibah bisa memurnikan jiwa seseorang dari dosa.

Hal ini seperti emas yang dibersihkan dari kotoran dan sedimen dengan proses dipanaskan. Ketika setelah melalui proses pemanasan, maka emas akan bernilai mahal dan berharga di mata manusia.
Pun begitu pun dengan kita, kita akan semakin berharga di sisi Allah subhanahu wata'ala ketika lulus melewati ujian dalam kehidupan.

Allah subhanahu wata'ala menjadikan kesabaran, ketawakalan dan iman kita sebagai pembersih dosa-dosa kita.

2- Kesulitan dan musibah membimbing kita untuk kembali kepada Allah ketika kita menyimpang dari jalan-Nya, kembali mengingat asma-Nya ketika kita melupakannya.

Terkadang, kemewahan, kesenangan yang berkepanjangan dan kebahagiaan membuat seseorang lupa dari Sang Pemilik segala karunia. Sehingga Allah subhanahu wata'ala perlu mengembalikan kita dengan cara memberi sedikit sengatan dengan ujian.

3- Kesulitan dan musibah membimbing seseorang untuk merendah dan tidak tinggi hati dan terjerumus para kesombongan.

Ketika seseorang berhasil di tempat kerja, bisnis, karir dan sekolah, maka dia berpikir bahwa dia telah mendapatkan segalanya. Dia juga berpikir tidak ada seorang pun yang bisa menyaingi segala kehebatannya. Sehingga Allah subhanahu wata'ala membuatnya sadar dengan memberinya sandungan ketika dia tak lagi melihat ke bawah. Ya, dia selalu mendongakan wajah karena bangga dan Allah memberi batu ujian untuk mengembalikan kesadarannya.

4- Kesulitan dan musibah adalah ujian untuk menyaring hamba-hamba-Nya. Siapa diantara mereka yang bersyukur dan siapa yang tidak bersyukur.

Dengan kesulitan dan musibah itulah Allah menguji keimanan setiap hamba-Nya. Karena keimanan hakikatnya selalu beriringan dengan kesabaran dan ketawakalan serta penerimaan terhadap ketentuan Allah subhanahu wata'ala.

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? (Quran surat al-Ankabut ayat 2)

5- Kesulitan dan musibah menjadikan kita lebih dewasa dalam menjalani kehidupan dan dinamikanya. Kita jadi sadar bahwa kehidupan itu tidak ada yang sempurna kecuali kehidupan di surga. Ketika kesulitan menghampiri kita, maka ingatlah bahwa tidak ada kesempurnaan yang akan kita dapatkan selain mencoba untuk bersabar. Karena kesabaran berbuah surga. Pembayaran yang berharga untuk secuil penderitaan di dunia.

Sebagaimana istilah, bukan hidup namanya jika dilewati tanpa adanya kesulitan dan musibah. Karena memang hakikatnya begitu. Kesulitan dan kehidupan dunia adalah dua sejoli yang akan selalu menyertai satu sama lain.

6- Terkadang kesulitan dan musibah yang menimpa kita adalah sebagai bentuk dari hukuman ringan yang Allah berikan karena dosa-dosa yang kita lakukan.

Allah subhanahu wata'ala berfirman,
“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar dari kesalahan-kesalahanmu (Quran surat 42 ayat 30)

So, memang semua yang kita lakukan kadang ada korelasinya dengan apa yang akan kita dapat dan kita tuai setelahnya.  Dan hal itu juga tergantung sejauh mana hubungan kita dengan Allah. Ketika kita jauh dengan Allah subhanahu wata'ala, maka Allah juga akan jauh dari kehidupan kita dan melupakan kita. Naudzubilllah..
.
7- Kesulitan membentuk kita menjadi pribadi kuat dan memiliki ‘sesuatu’ apa yang tidak dimiliki oleh orang lain yang tidak mengalaminya.

Mungkin anda pernah melihat perjuangan orang yang berolahraga Gym untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal. Lihatlah bagaimana mereka bekerja keras menahan rasa lelah dan sakit. Dengan kesabaran ekstra yang cukup lama, mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Pun dengan kita, hendaknya kita kuat dan sabar menghadapi semua kesulitan sehingga tercapai apa hikmah dari semua kesulitan dan musibah itu. Hasil dari semua itu adalah pribadi yang kuat, matang dan dewasa serta tumbuh menjadi pribadi yang sesungguhnya.

Sebagaimana kata pepatah inggir, ‘no pain no gain’, tidak ada rasa sakit tidak ada keuntungan.
Jika Anda tidak mengalami rasa sakit apa pun, Anda tidak akan tumbuh. Anda tidak akan memiliki kekuatan yang baru ditemukan.

8 - Kesulitan dan musibah adalah proses yang ditetapkan Allah subhanahu wata'ala untuk memberi kita hadiah dan kejutan yang tidak kita duga. Bisa jadi Allah subhanahu wata'ala menutup satu pintu, kemudian kita mencari pintu lain. Kita dapati bahwa pintu yang kedua lebih mudah dan lebih baik dari pintu yang pertama. Disitulah kita sadar bahwa Allah subhanahu wata'ala menginginkan yang terbaik untuk kita.

Seringkali orang berkata bahwa mereka gagal dalam bisnis, gagal dalam pernikahan dan lain sebagainya. Mereka putus asa, tapi ada juga yang berusaha berpikir positif. Dan ternyata Allah memberinya jalan lain berupa bisnis yang lebih menjanjikan, atau pasangan hidup yang lebih baik dibanding pasangan yang pertama yang gagal melangkah ke pelaminan.

Percayalah, ketika sesuatu diambil dari kehidupan kita sementara kita menyayangi dan menikmatinya, ingatlah bahwa Allah subhanahu wata'ala barangkali hendak menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik atau rencana yang tak pernah kita duga.

Ibn Al-Qayyim berkata:

“Jika seseorang bisa melihat bagaimana Allah subhanahu wata'ala merencanakan dan mengelola urusan mereka di balik layar, maka hatinya akan mencair karena cinta kepada-Nya.”
Kang Uni Mubarok
Kang Uni Mubarok

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment