1 Feb 2018

Wortel, Telur dan Kopi (Tips Menghadapi Masalah)

Seorang wanita muda mendatangi ibunya dan bercerita tentang hidupnya. Perempuan itu menceritakan masalah hidupnya yang ia rasakan semakin berat dan menekan jiwanya. Dia mengatakan kepada ibunya bahwa ia tidak mungkin bisa melewati semua masalah yang dia hadapi, dia ingin menyerah. Banyak masalah di hadapannya; suami yang cuek, anak-anak yang nakal dan susah diatur, tetangga yang suka menggunjing, ekonomi yang morat-marit dan lain sebagainya. Dia juga sudah bosan untuk bersabar.

Mungkin satu masalah sudah terpecahkan, tapi masalah lain akan muncul. Itu yang perempuan itu adukan kepada ibunya.

Ibunya membawanya ke dapur. Dia mengisi tiga mangkuk dengan air dan masing-masing diletakan di atas api kompor. Tak berapa lama air yang ada di dalamnya mendidih. Kemudian si ibu menaruh wortel di mangkuk yang pertama, telur di mangkuk yang kedua, dan biji kopi bubuk di mangkuk yang terakhir.

Si ibu membiarkan ketiga benda itu di dalam air tanpa mengucapkan sepatah katapun kepada anak perempuannya. Dalam waktu sekitar dua puluh menit, dia mematikan kompor. Dia mengangkat wortel dan telur kemudian memasukkannya ke dalam mangkuk yang lain. Begitu juga dengan kopi yang sudah larut dalam air.

 Si ibu berpaling kepada putrinya, dia bertanya, "Katakan padaku, apa yang yang kau lihat?"

"Wortel, telur, dan kopi," jawab wanita muda itu. Sang ibu mendekatinya dan memintanya untuk merasakan wortel. Si perempuan muda itu mengunyah wortel dan merasakan wortel yang lunak. Kemudian si ibu menyuruh si anak membuka cangkang telur dan memakannya. Terakhir, si ibu menyuruhnya meminum kopi yang beraroma harum dan menggugah selera.

Anak perempuan itu lalu bertanya, "Apa artinya ibu?"

Ibunya menjelaskan bahwa masing-masing benda ini menghadapi kesulitan yang sama yakni air mendidih, namun masing-masing bereaksi berbeda. Wortel itu sebelum dimasukan ke dalam air mendidih adalah benda yang kuat dan keras. Namun setelah mengalami perebusan, dia menjadi lembek.

Telur adalah benda yang rapuh. Kulit luarnya tipis sementara di dalamnya berupa benda cair. Tapi, setelah dicemplungkan ke dalam air mendidih, bagian dalamnya menjadi mengeras! Namun kopi yang paling unik. Setelah dimasukan ke dalam air mendidih, kopi telah mengubah airnya menjadi wangi dan menggugah selera.

"Kamu yang mana?" sang ibu bertanya kepada putrinya, "Ketika kesulitan datang kepadamu, apa yang akan kamu lakukan. Apakah kamu akan seperti wortel yang lansung lembek dan hilang kekuatannya ketika menghadapi air mendidih? Atau seperti telur yang encer tapi menjadi keras setelah menghadapi air panas? Atau seperti biji kopi yang mengubah rasa dan aroma air panas. Kau sepertinya layak untuk menjadi seperti kopi. Kau bisa menghadapi masalah dengan rasa dan aroma yang berbeda. Masalah itu yang akan takluk kepadamu. Kamu yang menentukan situasi dan masalah. Bukan masalah yang menentukan hidupmu.”


Si anak perempuan menghela napas. Sungguh hari itu dia mendapatkan pelajaran berharga tentang filosofi bagaimana menghadapi masalah dengan cara yang begitu indah.

Diterjemahkan dari "English Moral Story" / android app dengan pengubahan seperlunya
Kang Uni Mubarok
Kang Uni Mubarok

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment