2 Jan 2018

Kebebasan Emosional

Rasa marah, frustasi, putus asa, benci dan semua energy negative bisa menghancurkan setiap orang. Menghancurkan kesehatan, hubungan sosial, dan tentunya menghancurkan tenaga dan waktu karena selalu memikirkannya.

Oleh karena itulah, kita harus memerdekakan diri kita dari segala ikatan ‘perasaan negatif’ yang mengikat kita. Kebebasan emosional menjadikan kita bebas sebebas-bebasnya.

Untuk apa kita mengkhawatirkan masa depan yang belum tentu dan masih abu-abu? Memikirkan dan merencakan masa depan adalah keharusan. Akan tetapi mengkhawatirkan masa depan adalah satu kesalahan fatal yang bisa melahirkan kegamangan dan ketakutan untuk memulai.

Untuk apa kita merasa frustasi dan menangisi apa yang sudah terjadi. Toh air mata yang kita keluarkan, keluh kesah yang kita ucapkan tidak bisa memutar waktu untuk kembali. Segala penyesalan itu tidak akan membuat apa yang kita sesalkan akan kembali kepada kita. Maka obatnya adalah pasrah dan mencoba ikhlas. Berharaplah semoga Allah memberi yang terbaik.

Untuk apa kita putus asa dari apa yang tidak bisa kita capai? Untuk apa kita menyerah jika Allah subhanahu wata'ala hanya menilai niat dan proses, Bukan hasil. Jadi tetaplah perbaharui niat, tetaplah melangkah dan berproses serta bertawakal kepada Allah. Perkara akhir dan hasil, serahkan semuanya kepada Allah. Jangan putus asa jika gagal. Jangan menyerah jika terjatuh.

Untuk apa kita membenci seseorang tanpa dasar dan alasan syar’i. toh walau kita membencinya tidak ada sesuatu yang berubah selain dari kebencian itu membuat kita sakit. Kebencian itu membuat kita lemah, membuang energy dan sama sekali tidak memiliki manfaat apa-apa. Mulai sekarang, lapangkan hati kita, buang semua rasa benci dan dendam. Jangan kita belenggu hati kita dengan penjara kebencian dan dendam. Bebaskan dan merdekakan setiap inci perasaan kita dengan permaafan yang melegakan.


Kang Uni Mubarok
Kang Uni Mubarok

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment