25 Jan 2018

Filosofi Air dalam Gelas

Suatu ketika seorang profesor psikologi memasuki ruangan untuk memberikan kuliah pada para mahasiswa. Ia memberikan kuliah tentang bagaimana cara menangani dan mengatasi stres. Ia mengambil dan mengangkat sebuah gelas yang terisi penuh dengan air. lalu ia bertanya pada mahasiswa, “Seberapa berat gelas yang kupegang ini?”

Para mahasiswa memberikan jawaban yang bervariasi.

Namun sang profesor menjawab, “Dari sudut pandangku, berat gelas ini tidak penting. Yang terpenting adalah berapa lama aku memegang gelas ini. Jika aku pegang selama satu menit, gelas terasa ringan. Jika aku pegang selama satu jam, tanganku pasti sakit. Dan jika aku pegang selama satu hari penuh, tanganku pasti tidak kuat dan gelas akan terlepas dari tanganku. Berat gelas ini tergantung seberapa lama aku memegangnya.”

Saat mahasiswa mengangguk mengerti, sang profesor melanjutkan, “Stres dan kekhawatiran yang kalian alami sehari-hari sama seperti gelas ini. Anda memikirkan sejenak mungkin tidak terasa. Anda pikirkan lebih lama lagi maka Anda merasa tidak nyaman. Anda pikirkan itu seharian, Anda pasti stres berat. Anda pikirkan itu berhari-hari atau berminggu-minggu, Anda mungkin akan depresi.”

Cerita di atas mengajarkan kita bahwa masalah selalu terjadi dalam kehidupan kita. Masalahnya adalah berapa lama kita terjebak di dalamnya. Ada orang yang bisa dengan cepat mengalihkan pikirannya ke hal lain. Ada orang yang memikirkannya sampai berlarut-larut sampai membuat mereka mengalami tekanan mental.

Ada indikator yang bisa menunjukkan seberapa lama kita terbiasa memegang gelas masalah kita. Coba ingat masalah yang masih menghantui kita hingga saat ini. Lalu tanyakan sudah berapa lama itu terjadi? Kemarin? Seminggu lalu? Beberapa bulan lalu atau bahkan setahun lalu?

Masalah memang selalu ada. Semua tergantung bagaimana kita melihatnya dan seberapa lama kita berlarut-larut di dalamnya. Ketika ada masalah, lakukan sesuatu. Jangan hanya dipikirkan dan diratapi apalagi dalam waktu lama. Sama seperti gelas yang dipegang sang profesor, jangan terlalu lama memegangnya. Masalah, semakin lama dipikirkan dan disimpan di dalam jiwa, maka ia semakin berat dan semakin menekan hidup kita.
Kang Uni Mubarok
Kang Uni Mubarok

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment