1 Aug 2017

Baca, Bukan Sekedar Hobi


Saya kadang merasa heran jika ada orang yang menjawab, “hobi saya membaca” ketika ditanya apa hobinya, atau menulisnya di kolom hobi dalam biodata pribadi.

Jujur saja, saya menganggap membaca buku itu bukan hobi, tapi kebutuhan yang tidak mungkin ditinggalkan atau hanya sekedar kegiatan untuk mengisi waktu luang. Bayangkan saja, betapa anehnya ketika ada seseorang yang mengatakan, hobi saya makan, hobi saya minum. Jelas makan dan minum itu kebutuhan bukan hobi.

Bagi saya, membaca buku itu adalah kegiatan primer disamping kegiatan-kegiatan lainnya yang kudu dikerjakan setiap hari. Tiada hari tanpa buku. Pernah ngalamin satu hari tanpa baca buku itu, gimana gitu. Rasanya tuh beda.

Bahkan, saking banyaknya buku yang mesti aku baca, kadang bikin puyeng n bingung juga. Kira-kira mana nih buku yang harus “digarap” terlebih dahulu.

What? Jangan kau anggap aku ini orang kaya yang bisa membeli buku sebanyak yang aku mau. [walau memang aku mengharapkan begitu]

Memang, aku biasa membeli buku minimal satu buku untuk satu bulan. Tapi kebanyakan yang saya baca buku pinjaman dari perpustakaan. Lebih enak lagi, di kantor ada banyak koleksi buku-buku islam yang bisa saya akses kapanpun saya mau.


Belum lagi koleksi puluhan e-book hasil searching di google, masih banyak yang belum saya “garap” dan numpuk di folder laptop.

Benar apa yang dikatakan seorang ulama salaf [aku lupa namanya], kurang lebih dia bilang begini,” Setiap saya menemukan kitab baru yang belum saya baca, saya seakan menemukan satu harta karun yang paling berharga.”

Bagiku, waktu yang ada tidak sebanding dengan jejalan buku yang ingin say abaca.


Kang Uni Mubarok
Kang Uni Mubarok

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment