12 Jan 2015

Inilah Syiria



Sahabat,
Waktu terus saja berkelindan dengan cepat
Saudara-saudara kita masih saja bersahabat dengan dentingan peluru demi peluru
Bermain-main nyawa dengan lelumpur pilu
Kapan mereka berpikir kapan mencari selamat?

Tengoklah Koran pagimu
Setel chanel televisimu
Peristiwa demi peristiwa adalah rantai kazaliman
Syria menjelma menjadi negri rimba yang mencekam
Mengebiri kebahagiaan dan ketenagan

Kita tengok Syria sahabat
Slide-slide show mencakar  mata telanjang
Hingga air mata mengalir tak tertahankan
Kita telah meneembus waktu dan ruang
Kita telah berada di syiria sahabat
Kita telah melihat dengan nyata
Kezaliman demi kezaliman
Air mata kepiluan
Kesengsaraan demi kessengsaraan
Diantara darah dan lumpur yang menggenang

Inilah Syria
Aku telah mendengar dan melihatnya di berita
Seorang ayah telah memberikan kecupan terakhirnya
Untuk anaknya yang menutup mata di usia balita
Yang ia temukan di balik reruntuhan tembok dan beton yang berton-ton beratnya
Air matanya mengalir sahabat

Inilah Syria
Aku telah mendengar dan membacanya di berita demi berita
Seorang ibu dan anaknya kelaparan di kamp pengungsian
Seorang gadis pernah terbakar dalam tragedy kebakaran di tenda-tenda yang berhimpitan
Dan air mataku tak tertahankan
Masih saja air mata menjadi elegi kepedihan tanpa ujung
Entahlah kawan, kapan semuanya berakhir?
Inilah syria

Kau kan tahu bahwa nyawa tak lagi berharga
Diantara desingan-desingan peluru
Yang menghujam tubuh-tubuh hingga bergelimpang
Dentuman-dentuman bom semakim membahana
Meluluh lantakan peradaban dan keindahan kota
Roket-roket senjata kimia menebar kematian
Melumpuhkan saraf dan pernafasan secara perlahan
Kau lihatlah kawan
Kuburan-kuburan masal selalu saja menjadi hal yang tak pernah kita bayangkan
Seratus ribu korban telah berpulang keharibaan_Nya
Di tangan para musuh-musuh tuhan

Tapi walau darah dan air mata selalu mengalir
Selala saja pesan perjuangan selalu bersemilir
Diantara pekikan-pekikan takbir
Bendera-bendera kalimatud din selalu berkibar
Sujud dan ruku selalu di tegakan dalam mihrob penghambaan
Senjata-senjata selalu terkokang dan peluru siap sedia terlontar
Terpekiklah takbir
Allahu Akbar!!

Inilah syriah kawan 
akankah Kau sadar
sekali lagi,akankah kita peduli dengan mereka

cibeureum ,08 oktober 2013

Kang Uni Mubarok
Kang Uni Mubarok

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment